Wednesday, April 5, 2017

AKHIRNYA PENYEBAR BERITA HOAX TENTANG HABIB RIZIEQ TERTANGKAP

Sekian lama para team kepolisian serta cyber team untuk mencari SA (32tahun) Pria kelahiran bandung yang bekerja sebagai Freelance Ojek Online ini ternyata ialah panglima besar penyebar berita hoax tentang Habib Rizieq. Cyber Team Polisi menjebak dengan menanam shell untuk mencoba mencari informasi tentang website tersebut dan tak di sangka dengan cepat polisi menghampiri kediamannya yang berada di salah satu apartement di jakarta akan tetapi SA sadar bahwa website penyebar berita hoaxnya itu disadap oleh tim kepolisian dengan cepat SA melarikan diri dari DKI Jakarta.

SA mengaku mendapatkan uang hingga miliyaran rupiah hanya untuk membuat artikel atau tulisan yang menjatuhkan seseorang. Dia mengaku dibayar oleh salah satu team suskes untuk membuat menjatuhkan harga diri seseorang. Saat di intrograsi oleh team kepolisian , ia awalnya senang membuat cerita heboh hingga pada akhirnya saya dikenalkan oleh teman saya , ia mengaku adalah orang kaya dan bisa membuat saya kaya .. tadinya saya tidak percaya akan tetapi saya penasaran hingga akhirnya saya membuat 1 artikel dan itu membuat para pembacanya booming dan di hari itu juga ternyata ia tidak berbohong pada saya , saya di janjikan ada di kasih uang 10 juta dan memang benar saat cek rekening saya ada saldo masuk 10 juta.

Saat tim kepolisian berhasil menemukan tempat pemberhentian terakhirnya SA di salah satu pom bensin yang berada di bandung , SA sempat ingin melarikan diri akan tetapi polisi dengan cepat menembak kaki SA dan teman satu kerja SA pun terkena peluru tajam polisi.

SA membokar semua pekerjaan yang dilakukannya saat team suksesnya saat bekerja , mereka masing-masih sudah memiliki pekerjaannya contohnya seperti si AD , AD bertugas untuk menyebarkan berita melalui sosial media berupa facebook , dan sosial media yang lainnya , lalu ada KP yang bertugas sebagai tukang comment/orang yang mengompori jalannya artikel KP untuk saat ini belum ditemukan posisinya dan ada si LK yang bertugas untuk menjaga keamanan website akan tetapi ia lalai dalam bekerja sehingga lokasi kita semua dapat di temukan , ujar SA.

Saat ini SA dan AD sedang menjalani status nya sebagai tersangka dan kawannya yang lain sedang dalam pencarian tim kepolisian. Polisi menegaskan bagi siapa yang membuat berita hoax , maka ia akan senasib seperti SA.