Breaking

LightBlog

Tuesday, April 11, 2017

Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Azhari Cagee Resmi Mengundurkan Diri Dari Anggota Legislatif

Azhari mengatakan pengunduran dirinya tersebut berkaitan dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak mempertimbangkan UUPA sebagai lex spesialis di dalam penyelenggaraan Pilkada Aceh.  

“Padahal sebagaimana kita ketahui Pilkada Aceh diatur secara lengkap dalam UUPA, dimulai pendaftaran sampai pelantikan, baik itu pilkada gubernur maupun bupati dan walikota, dan juga pengaturan tentang penyelenggara pemilu diatur secara jelas yang berbeda dengan daerah lain,” katanya.

Menurut Azhari, kondisi ini menunjukkan bahwa Pemerintah Pusat dan juga Mahkamah Konstitusi terus menerus mengkhianati Aceh dan UUPA yang merupakan undang-undang yang mereka ciptakan sendiri.

“Katanya sebagai lex spesialis bagi Aceh, tetapi terus menerus diabaikan dan dibonsai. Keberadaan Partai Lokal, Partai Aceh, PNA, PDA, dan juga keberadaan Gubernur/Wakil Gubenur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota serta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota karena adanya UUPA. Maka bila UUPA dianggap illegal,  sama dengan keberadaan kami juga tidak sah,” ungkapnya.

Atas pertimbangan itulah, kata Azhari, dengan sadar dia mengajukan pengunduran diri dari DPRA sebagai bentuk kekecewaan atas pengabaian UUPA.

Pengunduran diri Azhari ini juga sesuai dengan janjinya beberapa waktu lalu. Namun, tak semua meyakini pengunduran diri tersebut murni karena kekecewaan. Isyarat itu bahkan telah ditunjukkan Gubernur Aceh Terpilih Irwandi Yusuf beberapa waktu lalu.

“Heboh mundur dari keanggotaan DPRA telah menyita aktivitas urat geli kita. Ada satu hal yg tidak banyak diketahui orang bhw ancaman sdr AC mundur dari dewan rakyat bukanlah main2 atau gertak kosong. AC serius akan PAW. Sebabnya adalah perolehan suaranya waktu pileg 2014 adalah lebih-kurang sama dgn seorang temannya. Oleh pimpinan partai diambil keputusan membagi 2 masa pengabdian mereka. Bagian sdr AC hampir habis,” tulis Irwandi Yusuf pada akun Facebooknya,
Adbox