Breaking

LightBlog

Friday, June 23, 2017

DPR Akan Bekukan Anggaran Polri, Jika Tak Hentikan Kasus Habib Rizieq Dan Menangguhkan Penahanan Al Khaththath

Pernyataan tegas Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang tak mau menutup kasus Habib Rizieq Shihab serta menangguhkan penahanan Al Khaththath Ternyata berbuntut panjang. Sejumlah politikus di DPR mengusulkan agar semua anggaran untuk Polri Dibekukan.

Hal itu ditegaskan oleh Fadli Zon Selaku Wakil Ketua DPR yang juga merupakan politikus Partai Gerindra. Dia tak khawatir jika usulan tersebut dianggap memicu kegaduhan.
Menurut Fadli Zon justru Polri lah yang memancing kegaduhan sehingga anggarannya pantas dibekukan. "Ya nggak apa apa (gaduh). Mereka (Polri) kan maunya gaduh Terus," kata Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Jika pembahasan RAPBN 2018 nanti benar-benar tak dilakukan dengan melibatkan KPK-Polri, dua lembaga ini tak akan bisa bekerja maksimal di 2018. Fadli Zon tak masalah dengan itu, Karena menurutnya Polri adalah Sumber Kegaduhan.

"Ya nggak punya (anggaran). Silakan menikmati, keras-kerasan saja, mereka ingin membuat gaduh dengan membuat sejumlah kasus ( kasus Rizieq Shihab dan Al Khaththath )," tegasnya.

Selain itu, jika benar anggaran dibekukan, wacana pembentukan Densus Tipikor Polri otomatis terhenti. "Ya nggak jadi kalau mereka nggak dateng. Ya disepakati doang kan," ucap Fadli Zon.

Wacana pembekuan Polri ini muncul usai Kapolri Jenderal Tito Karnavian menolak untuk Menghentikan Kasus Rizieq Shihab Dan Penangguhan Al Khaththath. Fadli Zon mengatakan wacana ini juga telah dibicarakan di lingkup DPR, Sejauh ini Sudah dua wakil Ketua DPR yang Sudah Setuju Yakni Fahri Dan Fadli Zon. detik.com


DEMI KESELAMATAN KITA
Post a Comment
Adbox